Tampilkan postingan dengan label SELULER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SELULER. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Februari 2011

WIFI 3

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya

Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
Spesifikasi

Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:

* 802.11a
* 802.11b
* 802.11g
* 802.11n

Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.

Spesifikasi Wi-Fi Spesifikasi Kecepatan Frekuensi
Band Cocok
dengan
802.11b 11 Mb/s ~2.4 GHz b
802.11a 54 Mb/s ~5 GHz a
802.11g 54 Mb/s ~2.4 GHz b, g
802.11n 100 Mb/s ~2.4 GHz b, g, n

Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.

Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:

* Channel 1 - 2,412 MHz;
* Channel 2 - 2,417 MHz;
* Channel 3 - 2,422 MHz;
* Channel 4 - 2,427 MHz;
* Channel 5 - 2,432 MHz;
* Channel 6 - 2,437 MHz;
* Channel 7 - 2,442 MHz;
* Channel 8 - 2,447 MHz;
* Channel 9 - 2,452 MHz;
* Channel 10 - 2,457 MHz;
* Channel 11 - 2,462 MHz

Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).

Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.

Tingginya animo masyarakat --khususnya di kalangan komunitas Internet-- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.

Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.

Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut --yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.

Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.

Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.

Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun 2002 (www.analysys.com).
[sunting] Wi-fi Hardware
Wi-fi dalam bentuk PCI

Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :

* PCI
* USB
* PCMCIA
* Compact Flash

Wi-fi dalam bentuk USB
[sunting] Mode Akses Koneksi Wi-fi

Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi, yaitu
[sunting] Ad-Hoc

Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point
[sunting] Infrastruktur

Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).
[sunting] Sistem Keamanan Wi-fi

Terdapat beberapa jenis pengaturan keamanan jaringan Wi-fi, antara lain:

1. WPA Pre-Shared Key
2. WPA RADIUS
3. WPA2 Pre-Shared Key Mixed
4. WPA2 RADIUS Mixed
5. RADIUS
6. WEP

[sunting] Popularitas Wi-fi

Di Indonesia sendiri, penggunaan Internet berbasis Wi-Fi sudah mulai menggejala di beberapa kota besar. Di Jakarta, misalnya, para maniak Internet yang sedang berselancar sambil menunggu pesawat take off di ruang tunggu bandara, sudah bukan merupakan hal yang asing.

Fenomena yang sama terlihat diberbagai kafe --seperti Kafe Starbucks dan La Moda Cafe di Plaza Indonesia, Coffee Club Senayan, dan Kafe Coffee Bean di Cilandak Town Square-- dimana pengunjung dapat membuka Internet untuk melihat berita politik atau gosip artis terbaru sembari menyeruput cappucino panas.

Dewasa ini, bisnis telepon berbasis VoIP (Voice over Internet Protocol) juga telah menggunakan teknologi Wi-Fi, dimana panggilan telepon diteruskan melalui jaringan WLAN. Aplikasi tersebut dinamai VoWi-FI (Voice over Wi-Fi).

Beberapa waktu lalu, standar teknis hasil kreasi terbaru IEEE telah mampu mendukung pengoperasian layanan video streaming. Bahkan diprediksi, nantinya dapat dibuat kartu (card) berbasis teknologi Wi-Fi yang dapat disisipkan ke dalam peralatan eletronik, mulai dari kamera digital sampai consoles video game (ITU News 8/2003).

Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa bisnis dan kuantitas pengguna teknologi Wi-Fi cenderung meningkat, dan secara ekonomis hal itu berimplikasi positif bagi perekonomian nasional suatu negara, termasuk Indonesia.

Meskipun demikian, pemerintah seyogyanya menyikapi fenomena tersebut secara bijak dan hati-hati. Pasalnya, secara teknologis jalur frekuensi --baik 2,4 GHz maupun 5 GHz-- yang menjadi wadah operasional teknologi Wi-Fi tidak bebas dari keterbatasan (Kompas, 5/2/2004).

Pasalnya, pengguna dalam suatu area baru dapat memanfaatkan sistem Internet nirkabel ini dengan optimal, bila semua perangkat yang dipakai pada area itu menggunakan daya pancar yang seragam dan terbatas.

Apabila prasyarat tersebut tidak diindahkan, dapat dipastikan akan terjadi harmful interference bukan hanya antar perangkat pengguna Internet, tetapi juga dengan perangkat sistem telekomunikasi lainnya.

Bila interferensi tersebut berlanjut --karena penggunanya ingin lebih unggul dari pengguna lainnya, maupun karenanya kurangnya pemahaman terhadap keterbatasan teknologinya-- pada akhirnya akan membuat jalur frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Keterbatasan lain dari kedua jalur frekuensi nirkabel ini (khususnya 2,4 GHz) ialah karena juga digunakan untuk keperluan ISM (industrial, science and medical).

Konsekuensinya, penggunaan komunikasi radio atau perangkat telekomunikasi lain yang bekerja pada pada pita frekuensi itu harus siap menerima gangguan dari perangkat ISM, sebagaimana tertuang dalam S5.150 dari Radio Regulation.

Dalam rekomendasi ITU-R SM.1056, diinformasikan juga karakteristik perangkat ISM yang pada intinya bertujuan mencegah timbulnya interferensi, baik antar perangkat ISM maupun dengan perangkat telekomunikasi lainnnya.

Rekomendasi yang sama menegaskan bahwa setiap anggota ITU bebas menetapkan persyaratan administrasi dan aturan hukum yang terkait dengan keharusan pembatasan daya.

Menyadari keterbatasan dan dampak yang mungkin timbul dari penggunaan kedua jalur frekuensi nirkabel tersebut, berbagai negara lalu menetapkan regulasi yang membatasi daya pancar perangkat yang digunakan.

DANIEL EKA P.N
9C / 09

Sabtu, 05 Februari 2011

GPRS 1

GPRS

pengertian
GPRS (General Packet Radio Service, GPRS) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).

SKEMA










ALAT YANG DIBUTUHKAN

Peralatan yang dibutuhkan koneksi internet melalui GPRS

1. Sebuah handphone yang telah mendukung teknologi GPRS

2. SIM Card telepon selular yang telah menyediakan layanan GPRS dan telah   
  diaktifkan

CARA MENGATUR KONEKSI
Settingan ini anda lakukan setelah mengaktifkan gprs di hp

Setting GPRS IM3

Connection Name : M3-gprs
Data Bearer : GPRS
Profile Name : gprs
Access Point Name (APN) : http://www.indosat-m3.net
Username : gprs
Prompt Password : No
Password : im3
Authentication : Normal
Gateway/Proxy IP Address : 10.19.19.19
Gateway/Proxy Port : 8081
Homepage / MMS Server : http://wap.m3-access.com
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent


Setting GPRS Mentari

Connection Name : INDOSATGPRS
Data Bearer : GPRS
Access Point Name (APN) : indosatgprs
Username : indosat
Prompt Password : No
Password : indosat
Authentication : Normal
Gateway/Proxy IP Address : 10.19.19.19
Gateway/Proxy Port : 8080
Homepage / MMS Server : http://wap.klub-mentari.com
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent


Setting GPRS IM2

Connection Name : indosatm2
Data Bearer : GPRS
Profile Name : gprs
Access Point Name (APN) : indosatm2
Username : (sesuai saat mendaftar)
Password : (sesuai saat mendaftar)
Prompt Password : No
Authentication : Normal
Gateway/Proxy IP Address : 10.19.19.19
Gateway/Proxy Port : 8081
Homepage / MMS Server : http://wap.indosat.com
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent


Setting GPRS Telkomsel (As , Simpati)

Connection Name : Telkomsel
Data Bearer : GPRS Profile Name : TSEL GPRS
Access Point Name (APN) : telkomsel
Username : wap
Prompt Password : No
Password : wap123
Authentication : Normal
Gateway/Proxy IP Address : 10.1.89.130
Gateway/Proxy Port : 8000
Homepage / MMS Server : http://wap.telkomsel.com
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent


Setting GPRS AXIS

Connection Name : AXIS
Data Bearer : GPRS
Access Point Name (APN) : AXIS
Username : AXIS
Prompt Password : No
Password : 123456
Authentication : Normal
Gateway/Proxy IP Address : 10.8.3.8
Gateway/Proxy Port : 9201 atau 8080
Homepage / MMS Server : Connection
Security : Off
  Session Mode : Permanent

WIFI 2

Nama Kelompok :
Darnik Fatimah Wulandari (06)
Dzikria Aisha Haqie (11)
Kelas: IX D

skema wifi



Pengertian Wi-Fi
Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:
• 802.11a
• 802.11b
• 802.11g
• 802.11n
Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005
Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.
Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:
• Channel 1 - 2,412 MHz;
• Channel 2 - 2,417 MHz;
• Channel 3 - 2,422 MHz;
• Channel 4 - 2,427 MHz;
• Channel 5 - 2,432 MHz;
• Channel 6 - 2,437 MHz;
• Channel 7 - 2,442 MHz;
• Channel 8 - 2,447 MHz;
• Channel 9 - 2,452 MHz;
• Channel 10 - 2,457 MHz;
• Channel 11 - 2,462 MHz
Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.
Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).
Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.
Tingginya animo masyarakat --khususnya di kalangan komunitas Internet-- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.
Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.
Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut --yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.
Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.
Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.
Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar

Wi-fi Hardware
Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :
• PCI
• USB
• PCMCIA
• Compact Flash

Hubungan Wireless

Hubungan Wireless
Hubungan Wireless sama dengan hubungan leased lined. Perbdaannya terletak pada media yang digunakan. leased line menggunakan kabel telepon, maka Wireless menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan dan menerima datanya.
Pada umumnya, frekuensi gelombang yang digunakan di Indonesia berada pada rentang 2,4 Ghz dan 5,6 Ghz artinya dalam setiap detiknya pemancar gelombang tersebut akan memancarkan 2.400.000.000 sampai 5.600.000.000 gelombang.
Alat pemancar dan penerima gelombang berfungsi untuk menerima gelombang data dari jaringan internet, kemudian diteruskan ke komputer kita melalui router. Selain itu, alat pemancar ini juga berfungsi untuk memancarkan gelombang data dari komputer kita menuju jaringan internet melalui router. Oleh karna itu, keberadaan alat pemancar ini sangat penting dalam sistem hubungan Wireless. Tanpa alat pemancar ini, komputermu tidak dapat melakukan sambungan internet dengan sistem hubungan Wireless.

Jumat, 04 Februari 2011

GPRS 2

AMPS/GPRS

AMPS/GPRS
PENGERTIAN AMPS/GPRS

          GPRS (singkatan bahasa Inggris: General Packet Radio Service, GPRS) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).
ALAT YANG DIBUTUHKAN

1.   GGSN (Gateway GPRS Support Node): gerbang penghubung jaringan GPRS ke jaringan internet. Fungsi dari komponen ini adalah sebagai interface ke PDN (Public Data Network), information routing, network screening, user screening, address mapping.
2.Komponen ini berfungsi untuk mengantarkan paket data ke MS, update pelanggan ke HLR, registrasi pelanggan baru.
3.PCU : komponen di level BSS yang menghubungkan terminal ke jaringan GPRS

CARA MENGATUR

SGSN bertugas:
1. Mengirim paket ke Mobile Station (MS) dalam satu area
2. Mengirim sejumlah pertanyaan ke HLR untuk memperoleh profile data pelanggan GPRS (management mobility)
 3. Mendeteksi MS-GPRS yang baru dalam suatu area servis yang menjadi tanggung jawabnya (location management)
 4. SGSN dihubungkan ke BSS pada GSM dengan koneksi frame relay melalui PCU (Packet Control Unit) di dalam BSC.

GGSN bertugas:
 1. Sebagai interface ke jaringan IP external seperti : public internet atau mobile service provider 2. Memutakhirkan informasi routing dari PDU ( Protokol Data Units ) ke SGSN.
GPRS menggunakan sistem komunikasi packet switch sebagai cara untuk mentransmisikan datanya. Packet switch adalah sebuah sistem di mana data yang akan ditransmisikan dibagi menjadi bagian-bagian kecil (paket) lalu ditransmisikan dan diubah kembali menjadi data semula. Sistem ini dapat mentransmisikan ribuan bahkan jutaan paket per detik. Transmisi dilakukan melalui PLMN (Public Land Mobile Network) dengan menggunakan IP seperti 08063464xxx. Karena memungkinkan untuk pemakaian kanal transmisi secara bersamaan oleh pengguna lain maka biaya akses GPRS, secara teori, lebih murah daripada biaya akses CSD. GPRS didesain untuk menyediakan layanan transfer packet data pada jaringan GSM dengan kecepatan yang lebih baik dari GSM. Kecepatan yang lebih baik ini didapat dengan menggunakan coding scheme (CS) yang berbeda dari GSM.

GPRS 4

Cara koneksi GPRS
Untuk menikmati layanan mudah, cepat dan hemat ini ada beberapa persyaratan yang musti anda penuhi terlebih dahulu, yaitu :
1. Komputer PC atau Laptop yang masih berfungsi dengan baik 2. Modem dial up untuk jack kabel telepon biasa internal mau eksternal. Jangan lupa dengan driver modem jika diperlukan. 3. Kabel sambungan telepon telkom yang nomernya masih aktif 4. Setting dasar untuk koneksi ke server telkomnet instan
Jika semua syarat telah bisa anda penuhi maka seting pada internet connection di control panel untuk konek ke telkomnet instan adalah sebagai berikut :
- Nomor Akses : 0809 8 9999 - User name : telkomnet@instan - Password : telkom
Setelah setting anda bisa konek ke internet dengan membuka kotak dialog internet connection lalu tekan tombol connect. Nanti otomatis komputer kita akan konek ke telkom dan jika berhasil maka akan ada tampilah perhitungan waktu koneksi dan tombol disconnect untuk memutus hubungan internet.
Tarif internet telkomnet instat normal adalah Rp. 165 per menit. Saat ini berlaku tarif khusus promosi Rp. 100 permenit di hari akhir pekan sabtu dan minggu karena pada hari tersebut resource koneksi telkom tidak banyak yang akses, sehingga telkom mencari cara untuk menjual bandwidth traffic yang tidak terpakai hingga akhir tahun.
Untuk mengetahui apakah daerah wilayah sekitar anda sudah dapat menikmati telkomnet instant anda dapat menghubungi atau menelpon nomor 080989999 dari pesawat telepon anda. Jika ada bunyi modem / fax seperti bunyi cicitan tikus yang kesakitan maka berarti daerah anda sudah bisa menikmati akses internet mudah, capat, tapi koneksi belum tentu terjamin.
Untuk akses internet yang lebih cepat anda bisa menggunakan sambungan telkom speedy adsl yang lebih cepat dengan biaya bulanan andwidth dibatasi.
Tips : Pastikan anda memutuskan koneksi / disconnect dari sambungan internet dan mencabut kabel dari komputer pc atau laptop / notebook anda karena beberapa kasus pulsanya jalan terus sehingga mengakibatkan kerugian fatal bisa mencapai jutaan rupiah.
Skema GPRS :

Putri Tunggal Dewi ( 30 / IX D ) Setyorini ( 33 / IX D )

Selasa, 01 Februari 2011

3G 1

Pengertian


3G (dari bahasa Inggris: third-generation technology) merupakan sebuah standar yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang diadopsi dari IMT-2000 untuk diaplikasikan pada jaringan telepon selular. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel versi ke-tiga. Melalui 3G, pengguna telepon selular dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari 3G yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan video. 3G mengalahkan semua pendahulunya, baik GSM maupun GPRS. Beberapa perusahaan seluler dunia akan menjadikan 3G sebagai standar baru jaringan nirkabel yang beredar di pasaran ataupun negara berkembang.

Sejarah
Pada dasarnya perkembangan teknologi komunikasi ini disebabkan oleh keinginan untuk selalu memperbaiki kinerja, kemampuan dan efisiensi dari teknologi generasi sebelumnya. Ada pun perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:

• Generasi pertama: analog, kecepatan rendah (low-speed), cukup untuk suara. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). Dimulai pada awal 1980-ansebagai bagian komersil dari AMPS. Menggunakan format FDMA (Frequency Division Multiple Access) yang membawa suara analog sebesar 800 MHz pita frekuensi.

• Generasi kedua: digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT. Berkembang di awal 1990-an saat operator seluler mengeluarkan 2 macam standar suara digital,GSM dan CDMA, dimana GSM menggunakan sistem TDMA (Time Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan panggilan sampai 8 saluran di pita 900 dan 1800 MHz, sedangkanCDMA sendiri adalah singkatan dari (Code Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan sinyal panggilan sampai 16 saluran di pita frekuensi 800 MHz.

• Generasi ketiga: digital, kecepatan tinggi (high-speed), untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. 3G merupakan terobosan dalam pengiriman paket data yang memungkinkan berbagai aplikasi jaringan diterapkan. Dengan kata lain, 3G menghadirkan sebuah perubahan evolusioner dalam kecepatan pemindahan data.

Teknologi 3G

Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMA. Teknologi 3G sering disebut dengan Mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang dapat dibawa ke mana saja.
Keberhasilan layanan 3 G di Eropa dan Jepang ini disebabkan oleh faktor:
• Dukungan pemerintah. Pemerintah Jepang tidak mengenakan biaya di muka (upfront fee) atas penggunaan lisensi spektrum 3G atas operator-operator di Jepang (ada tiga operator: NTT Docomo, KDDI dan Vodafone). Sedangkan pemerintah Korea Selatan, walau pun mengenakan biaya di muka, memberikan insentif dan bantuan dalam pengembangan nirkabel pita lebar (Korea Selatan adalah negara yang menggunakan Cisco Gigabit Switch Router terbanyak di dunia) sebagai bagian dalam strategi pengembangan infrastruktur.

• Kultur masyarakatnya. Layanan video call, yang diramal menjadi killer application tidak terlalu banyak digunakan di kedua negara tersebut. Namun, layanan seperti download music dan akses Internet sangat digemari. Operator seperti NTT Docomo (Jepang) memberikan layanan Chaku Uta untuk download music. Sedangkan di Korea, layanan web presence seperti Cyworld yang diberikan oleh SK Tel, sangat digemari. Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengambil foto dari handset dan langsung memuatnya ke web portal miliknya di Cyworld. Layanan ini kemudian ditiru oleh Flickr dengan handset N73.

• Keragaman layanan konten. Docomo dan SKTel tidak menggunakan WAP standar sebagai layanan konten nya. Docomo mengembangkan aplikasi browser yang disebut iMode, sedangkan SKTel mempunyai June dan Nate.
   
Salah paham tentang 3G

Ada beberapa pemahaman yang salah tentang 3G di dalam masyarakat umum:
• Layanan 3G tidak bisa tanpa ada cakupan layanan 3G dari operator. Hanya membeli sebuah handset 3G, tidak berarti bahwa layanan 3G dapat dinikmati. Handset dapat secara otomatis pindah ke jaringan 3G bila, pelanggan tidak menerima cakupan 3G. Sehingga bila seseorang sedang bergerak dan menggunakan layanan video call, kemudian terpaksa berpindah ke jaringan 2G, maka layanan video call akan putus.

• Layanan 3G berada pada frekuensi 1.900 Mhz. ITU-T memang mendefinisikan layanan 3G untuk GSM pada frekuensi 1.900 Mhz dengan lebar pita sebesar 60 Mhz. Namun, pada umumnya, teknologi berbasis CDMA2000 menggunakan spektrum di frekuensi 800 Mhz, atau yang biasa dikenal sebagai spektrum PCS (Personal Communication System).

Kamis, 13 Januari 2011

WIFI 4

TUGAS TIK KELOMPOK
1. DIDIT ALFIAN A./10/9F
2. RIFKI PURNAMA A./31/9F



Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11.
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
Wi-fi Hardware

Wi-fi dalam bentuk PCI
Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :
• PCI
• USB
• PCMCIA
• Compact Flash
Mode Akses Koneksi Wi-fi
Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi, yaitu
Ad-Hoc
Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point
Infrastruktur
Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).

Wi-fi dalam bentuk PCI
Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :
• PCI
• USB
• PCMCIA
• Compact Flash
Mode Akses Koneksi Wi-fi
Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi, yaitu
Ad-Hoc
Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point
Infrastruktur
Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).
Cara Setting WIFI dengan LinkSys WRT54G

Wireless ini ber merek LinkSys dengan serial WRT54G. Dalam sesi kali ini, aku akan share ama pembaca, ‘how to setting this thing’s up’. Semoga bahasanya gak mbulet.
Cara Setting LinkSys WRT54G :
1. Pasang kabel power ke listrik, dan colokin ke LinkSys WRT54G
2. Tekan tombol reset di LinkSys WRT54G untuk membuat setingan jadi default, caranya adalah menekan tombol reset di belakang LinkSys WRT54G dengan menggunakan klik ato korek api kayu ato apapun. Tekan selama 1 jam ( tekan selama 10 detik aja
3. Pasang kabel LAN ke LinkSys WRT54G. Kabel Lan ini adalah kabel yang menghubungkan HUB dengan PC (kalo cara manual). Asumsi ini adalah LAN sudah berjalan, dan anda cuman menjadikan wireless sebagai alternatif tuk koneksi LAN.
4. Siapkan 1 komputer yang juga terhubung dengan jaringan yang sama, untuk mensetting LinkSys WRT54G.
5. Default IP address dari LinkSys WRT54G adalah 192.168.1.254, maka buka saja web browser, dan ketik \\192.168.1.254
6. Setelah anda masuk ke halaman setting, username kosongi saja, password anda isi admin. Klik ok.
7. Setelah anda login, silahkan pilih Wireless, dan pastikan kepilih MIXED
8. Klik Wireless-Security, pilih security mode dengan WEP, gunakan encryption 40/64, isi pharaphrase, dan klik Generate. Untuk TX Key pilih angka 1 aja
9. Setelah anda generate, maka akan muncul 4 macam password, bila anda pilih TX Key = 1, maka password yang anda perlukan adalah Key 1. Setting password disini sangatlah penting, agar LAN anda tidak di acak2 oleh orang yang gak berkepentingan.
10. Save setting,… selesai.
Cara menggunakan WIFI
1. Hidupkan laptop anda, dan aktivkan wirelessnya, atau bila anda menggunakan PC, hidupkan wireless dongle dan aktifkan wifi nya
2. Akan terlihat WIFI connenction bernama LinkSys,
3. Pilih koneksi itu, dan klik CONNECT
4. Anda akan ditanyai password, isilah dengan password 1 tadi (KEY 1)
5. Anda akan otomatis terkonek dengan LAN dengan WIFI
Bila Lan anda tersebut terhubung dengan SPEEDY, maka akan otomatis Laptop anda bisa untuk mengakses Internet pula
Mudah kan??
Selamat Mencoba

Rabu, 12 Januari 2011

3G 3

KELOMPOK:
1 DHANU EGA    08/IXF
2 M. RAIS S. A.    22/IXF
 
Pengertian 3G DAN 4G , BESERTA SEJARAH 3G DAN 4G. apakah kalian mengetahui apa pengertian 3G ( third-generation technology ) ? merupakan sebuah standar yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang diadopsi dari IMT-2000 untuk diaplikasikan pada jaringan telepon selular. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel versi ke-tiga. Melalui 3G, pengguna telepon selular dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki.. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari 3G yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan video.. 3G mengalahkan semua pendahulunya, baik GSM maupun GPRS.. Beberapa perusahaan seluler dunia akan menjadikan 3G sebagai standar baru jaringan nirkabel yang beredar di pasaran ataupun negara berkembang. Sejarah Perkembangan 3G,Generasi pertama (1G) menggunakna banyak standart dan umumnya masih tergolong analog, seperti Address Resolution Protokol (ARP), Nordic Mobile Telephone (NMT), dan yang paling populer Advanced Mobile Phone Service (AMPS). Kemampuan teknologi 1G hanya dapat melayani komunikasi suara. Kemudian generasi kedua (2G) menggunakan teknologi digital (GSM da CDMA), sudah dapat melayani suara secara digital. Selanjutnya yang saat ini masih digunakan, generasi 2,5G sudah ada layanann GPRS dan pesan multimedia (MMS) dan EDGE untuk ponsel GSM dan layanan akses internet, video streaming, transfer data antar pelanggan operator CDMA. 2 JENIS PERKEMBANGANNYA GSM DAN CDMA :
  • Perkembangan kemampuan layanan teknologi GSM. 1G hanya percakapan suara. 2G sudah termasuk didalamnya layanan pesan multimedia (MMS)+GPRS untuk mengakses internet dan transfer data dengan kecepatan 30-40 kbps yang kemudian disempurnakan dengan EGPRS (atau disebut juga EDGE) dengan kecepatan tiga kali lipat dari GPRS. 3G selain data diatas juga mendukung video call, akses internet cepat, video streaming, download konten (video, musik, game, software).
  • Perkembangan kemampuan layanan teknologi CDMA. 1G sama dengan halnya GSM hanya mampu percakapan suara. 2G selain percakapan suara juga terdapat layanan pesan multimedia (MMS), video chatting, video streaming, akses internet berkecepatan 153,6 kbps. 3G disempurnakan lagi dengan tambahan video call, akses internet lebih cepat tiga kali dari sebelumnya, download konten (video, musik, game, software).
Pengembang resmi 3G di Indonesia
Semenjak masuk ke Indonesia, 3G tentunya menjadi incaran perusahaan telekomunikasi. Setelah melalui pelelangan oleh Direktorat Jendral Pos dan Telekomunikasi, terpilihlah 3 perusahaan seluler yang memiliki lisensi untuk mengembangkan 3G di Indonesia, yakni :
  1. Telkomsel
  2. Excelcomindo Pratama
  3. Indosat
sory ya menyebutkan provaider ( hohoho )"bukan promosi lho " ^_^ MAri kita lihat perjalanan nya 3G ke 4G 3G ke 3,5G Secara evolusioner teknologi 3G telah dikembangkan menjadi 3.5G melalui peningkatan kecepatan transmisi data dengan teknologi berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access). 3G ke 4G
  • Belakangan ini industri nirkabel mulai mengembangkan teknologi 4G, meskipun sebenarnya teknologi 4G ini seperti Long Term Evolution (LTE) hanya merupakan evolusi dari teknologi 3GPP dan Ultra Mobile Broadband (UMB) berasal dari 3GPP2, sehingga sulit untuk membedakan dengan jelas teknologi 3G dan 4 G. Salah satu teknologi 4G yaitu WiMax mobile standard telah diterima oleh ITU untuk ditambahkan pada IMT-2000, sehingga teknologi baru ini masih digolongkan ke dalam keluarga 3G. International Telecommunication Union (ITU) sedang mempelajari kemampuan mobile broadband yang disebut IMT-advanced yang disebut teknologi generasi keempat (4G).
Apa itu 4G ( fourth-generation technology )?
4G adalah istilah yang dipakai untuk generasi keempat pada komunikasi seluler,yang menawarkan kecepatan sekitar 10 kali lebih cepat dari generasi ketiga saat ini,, atau jaringan 3G. Ini merupakan akses data dengan kecepatan tinggi yang bisa membuat smartphone jauh lebih sebanding dengan PC,yang memberi mereka kemampuan multimedia yang lebih baik dan sangat baik terutaman buat main game. untuk sekarang ini dimanakah negara yang menggunakan 4G? Sekitar 36 kota di AS termasuk Seattle, Baltimore, Chicago dan Dallas telah memiliki cakupan 4G dari Sprint. dan Masih ada beberapa nama kota besar lain seperti San Francisco dan New York hilang dari daftar, tapi Sprint mengatakan 4G akan tiba di sana pada akhir tahun ini. 

Selasa, 11 Januari 2011

WCDMA (2)

WCDMA

Pengertian :
Wideband Code-Division Multiple Access atau biasa ditulis Wideband-CDMA atau W-CDMA, merupakan teknologi generasi ketiga (3G) untuk GSM, biasa disebut juga UMTS (Universal Mobile Telecommunication System). Teknologi ini tidak kompatibel dengan CDMA2000 atau sering disebut juga dengan CDMA saja.Kecepatan WCDMA bisa mencapai 384 kbps dan dimasa akan datang akan meningkat sampai mungkin sekitar 10Mbps.
Teknologi ini menggunakan Wideband-AMR (Adaptive Multi-rate) untuk kodifikasi suara (voice codec) sehingga kualitas suara yang didapat menjadi lebih baik dari generasi sebelumnya.

Skema :

Alat yang dibutuhkan :
1.   
·         Repeater indoor
·         Antena Yagi
·         WCDMA Signal Splitter
·         Omnidirectional Antena
·         Directional Antena
2.   
·         Windows mobile HTC HD2

Cara mengatur koneksi :
Guide to enable 3G / WCDMA / UMTS / HSDPA connection on Windows Mobile HTC HD2 Panduan untuk mengaktifkan 3G / WCDMA / UMTS / HSDPA pada Windows Mobile HTC HD2
1.   Click on 'Windows hardware button' at main screen. Klik pada 'Windows tombol perangkat keras' pada layar utama.
2.   Go to 'Settings'. Go 'Setelan' untuk.
3.   Go to 'Connection'. Go 'Sambungan' untuk.
4.   Go to 'Comm Manager'. Go 'Comm Manager' untuk.
5.   Click on 'Phone'. Klik pada 'Telepon'.
6.   Scroll down and click on 'Band ~ Change baseband'. Gulir ke bawah dan klik 'Band ~ Ubah baseband' di.
7.   Select 'WCDMA' for Network Type and 'UMTS(2100+800)' for Band Frequency. Pilih 'WCDMA' untuk Tipe Jaringan dan 'UMTS (2100 +800)' untuk Frekuensi Band.
8.   Click 'Done'. Klik 'Selesai'.


Nama anggota :
  • Nimas Ayu K. P. (28)
  • Nurul Isnan D. (29)

Kelas : IX C

3G 1




Nama    : 1. Intan. K        (17/IXE)


                2. Natasya. K    (23/IXE)



3 G



Pengertian


3G (dari bahasa Inggris: third-generation technology) merupakan sebuah standar yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang diadopsi dari IMT-2000 untuk diaplikasikan pada jaringan telepon selular. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel versi ke-tiga. Melalui 3G, pengguna telepon selular dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari 3G yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan video. 3G mengalahkan semua pendahulunya, baik GSM maupun GPRS. Beberapa perusahaan seluler dunia akan menjadikan 3G sebagai standar baru jaringan nirkabel yang beredar di pasaran ataupun negara berkembang.


Skema 3G






Alat-alat yang dibutuhkan


Jika ingin mengakses jaringan 3G menggunakan komputer, kita perlu menambahkan modem 3G. Ada dua bentuk modem 3G, yaitu:


-USB Modem


-PCMCIA


beberapa alternatif peralatan yang dibutuhkan untuk menghubungkan komputer/PDA/ponsel dengan jaringan 3G, diantaranya adalah:


-USB Modem 


-PCMCIA Modem


-Router 3G


-Kabel data, bluetoth atau Infra red


-Ponsel ber GPRS atau 3G yang mendukung modem


-Menggunakan operator layanan GPRS atau 3G


- PC/ Laptot OS Windows XP



Cara koneksi 3G


1.Hubungkan ponsel dengan perangkat koneksi yang sesuai dengan dukungan ponsel.Pastikan drivernya sudah terisntal atau tersedia di PC.


2.Install dan aktifkan BVRP. Software ini memiliki 2 versi Lite dan Pro. Versi Lite disediakn secara gratis namun beberapa viturnya dibatasi.


3.Klik atau aktifkan menu ‘ Manage Your Profile’. Pilih ‘New Profile’ dan ikuti langkah selanjutnya. Pada bagian ‘Profile Wizard’ isi ‘Profile Name’ mislanya GPRS dan pilih ‘Change Icom’ jika anda menginginkanya.


4. Ketika Sampai di Bagian ‘Profile Configuration’ akan terlihat profil koneksi yang ada di Pc. Contoh ‘Local Area Connection/ LAN’ Untuk memasukkan koneksi baru klik’Add’ dan Pilih jenis koneksi PC ke Ponsel misalnya ‘Connect With Mobile Phone Via Cable Or Infra Red’.


5.Sekarang sudah masuk ke bagian ‘Internet Conection Wizard’ Klik next.


6.Selanjutnya Modem Ponsel akan terdeteksi. Pilih Modem tersebut dan Klik Next.


7.Isi ‘Connection Name’ misalnya dengan ‘GPRS’ Country or Region pilih Indonesia dan ‘Service Provider’ dengan operator ynag anda gunakan. For Evaluation Only.


8.Berikutnya, koneksi akan terseting sesuia dengan parameter operator yang anda pilih.


9.Klik ‘Next’ dan ikuti langkah selanjutnya hinggga selesai.


10.Klik ‘Next’ dan ikuti langkah selanjutnya Hingga selesai Koneksi siap digunakan.


11.BVRP Conection Manager Pro tidak hanya digunakan untuk menyeting koneksi GPRS/3G, tetepai semua Jenis koneksi termasuk Wi-Fi. Fiotur lain Seperti Internet Explorer dan Emailpun Bisa diintegrasikan Lewat Software Ini.


4G




Pengertian


4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah "3G and beyond". Teknologi 4G adalah istilah serapan dari bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan untuk menjelaskan pengembangan teknologi telepon seluler.


Skema 4 G






Alat-alat yang dibutuhkan


Jika ingin mengakses jaringan 4G menggunakan komputer, kita perlu menambahkan modem 4G. Ada dua bentuk modem 4G, yaitu:


-USB Modem


-PCMCIA


beberapa alternatif peralatan yang dibutuhkan untuk menghubungkan komputer/PDA/ponsel dengan jaringan 4G, diantaranya adalah:


-USB Modem


-PCMCIA Modem
  

-Router 4G


-Kabel data, bluetoth atau Infra red


- Ponsel ber GPRS atau 4G yang mendukung modem


- Menggunakan operator layanan GPRS atau 4G


- PC/ Laptot OS Windows XP



Cara koneksi 4 G


1.Hubungkan ponsel dengan perangkat koneksi yang sesuai dengan dukungan ponsel.Pastikan drivernya sudah terisntal atau tersedia di PC.


2.Install dan aktifkan BVRP. Software ini memiliki 2 versi Lite dan Pro. Versi Lite disediakn secara gratis namun beberapa viturnya dibatasi.


3.Klik atau aktifkan menu ‘ Manage Your Profile’. Pilih ‘New Profile’ dan ikuti langkah selanjutnya. Pada bagian ‘Profile Wizard’ isi ‘Profile Name’ mislanya GPRS dan pilih ‘Change Icom’ jika anda menginginkanya.


4.Ketika Sampai di Bagian ‘Profile Configuration’ akan terlihat profil koneksi yang ada di Pc. Contoh ‘Local Area Connection/ LAN’ Untuk memasukkan koneksi baru klik’Add’ dan Pilih jenis koneksi PC ke Ponsel misalnya ‘Connect With Mobile Phone Via Cable Or Infra Red’.


5.Sekarang sudah masuk ke bagian ‘Internet Conection Wizard’ Klik next.


6.Selanjutnya Modem Ponsel akan terdeteksi. Pilih Modem tersebut dan Klik Next.


7.Isi ‘Connection Name’ misalnya dengan ‘GPRS’ Country or Region pilih Indonesia dan ‘Service Provider’ dengan operator ynag anda gunakan. For Evaluation Only.


8.Berikutnya, koneksi akan terseting sesuia dengan parameter operator yang anda pilih.


9.Klik ‘Next’ dan ikuti langkah selanjutnya hinggga selesai.


10.Klik ‘Next’ dan ikuti langkah selanjutnya Hingga selesai Koneksi siap digunakan.


11.BVRP Conection Manager Pro tidak hanya digunakan untuk menyeting koneksi GPRS/4G, tetepai semua Jenis koneksi termasuk Wi-Fi. Fiotur lain Seperti Internet Explorer dan Emailpun Bisa diintegrasikan Lewat Software Ini.


Entri Populer